Nasip Honorer K2 Berbeda Dengan PTT Kesehatan

Tenaga honorer K2 saat aksi unjuk rasa. dok. foto JPNN.com
Info PNS - Para tenaga honorer kategori dua (K2) terus mendesak agar segera diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). 

Terlebih, saat ini proses pengangkatan lebih dari 39 ribu tenaga kesehatan (nakes) pegawai tidak tetap (PTT) menjadi tidak tetap (PTT) menjadi CPNS sedang berlangsung. 

Honorer K2 mendesak pemerintah untuk mengangkatnya sebagai CPNS sebagaimana PTT. Namun, pemerintah sampai saat ini belum menunjukkan sinyal positif. 

Anggota Komisi II DPR Arteri Dahlan mengungkapkan, nakes PTT dan tenaga honorer K-2 memang sama-sama pegawai non-PNS.

Namun, berdasarkan status pemberian kerjanya, dua golongan itu berbeda. 

"Tenaga kesehatan PTT itu SK-nya Kementerian Kesehatan. Sehingga lebih muda dalam  proses pengangkatannya," katanya di Jakarta kemarin. 

Sebaliknya, restu bekerja untuk para tenaga honorer K-2 ada di daerah-daerah. 
Bahkan, sebagian besar guru honorer K-2 diangkat sendiri oleh sekolah. 

Dengan demikian, juka ada pengangkatan honorer K-2 menjadi CPNS, dibutuhkan waktu untuk proses validasi dan verifiksi data kepegawaian. 

"Selain itu, jumlah tenaga honorer K-2 sangat banyak," tuturnya.
Sejumlah informasi menyebutkan, jumlah tenaga honorer mencapai lebih dari setegah juta orang. 
Arteria mempertanyakan sejumlah kelompok honorer K-2 yang beberapa hari lalu menggelar aksi demonstrasi di kantor Kementerian PAN-RB. 

Arteria berharap para tenaga honorer K-2 menunggu pembahasan antara pemerintah dan perlemen terkait revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Mau ngotot mendesak pemerintah tidak akan mampan. Justru bisa memperkeruh suasana pembahasan," jelasnya. 

Politikus PDIP itu menyatakan, Kementerian  PAN-RB saat ini sudah terbuka dengan nasib para honorer. 

Sampai sekarang pemerintah belum mengangkat tenaga honorer K-2 memang karena tidak ingin melanggar UU ASN. GSL 

Post a Comment

0 Comments

close